Berita terbaru dari Puskesmas Kajen I Kabupaten Pekalongan
video
Berita terbaru dari Puskesmas Kajen I Kabupaten Pekalongan
video
Kajen – Puskesmas Kajen 1 mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Hantavirus, yaitu penyakit yang ditularkan melalui tikus atau hewan pengerat yang terinfeksi. Edukasi ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan penyakit zoonosis dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Hantavirus ditularkan melalui kontak dengan urine, kotoran, atau air liur tikus yang terinfeksi, terutama ketika partikel tersebut mengering dan terhirup bersama debu. Penyakit ini tidak umum menular dari manusia ke manusia, sehingga pencegahan utama difokuskan pada pengendalian populasi tikus dan menjaga kebersihan lingkungan.
Gejala awal infeksi hantavirus meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, mual, muntah, dan rasa lemas. Pada kondisi yang lebih berat, penderita dapat mengalami sesak napas atau gangguan fungsi ginjal yang memerlukan penanganan medis segera. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala tersebut, terutama setelah terpapar lingkungan yang banyak terdapat tikus.
Sebagai langkah pencegahan, Puskesmas Kajen 1 mengimbau masyarakat untuk:
Puskesmas Kajen 1 juga terus melakukan promosi kesehatan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Dengan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta kepedulian terhadap sanitasi lingkungan, diharapkan risiko penularan berbagai penyakit zoonosis, termasuk hantavirus, dapat diminimalkan.
Mari bersama menjaga kebersihan lingkungan dan segera berkonsultasi ke Puskesmas Kajen 1 apabila mengalami keluhan kesehatan yang mengarah pada gejala penyakit infeksi. Pencegahan dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
Kamis, 1 Januari 1970
Kajen, 27 Agustus 2026 — Puskesmas Kajen 1 melaksanakan kegiatan Penguatan Rujukan Maternal Neonatal Berbasis Risiko sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir, khususnya dalam deteksi dini serta penanganan kasus yang membutuhkan rujukan secara cepat dan tepat.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam melakukan identifikasi risiko kehamilan, persalinan, masa nifas, serta kondisi neonatal. Dengan pendekatan berbasis risiko, setiap ibu dan bayi diharapkan mendapatkan penanganan sesuai kondisi dan tingkat kegawatdaruratannya.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penguatan pemahaman mengenai deteksi dini faktor risiko, pengambilan keputusan rujukan, stabilisasi pasien sebelum dirujuk, komunikasi dan koordinasi dengan fasilitas kesehatan rujukan, serta kelengkapan informasi dalam proses rujukan.
Puskesmas Kajen 1 terus berkomitmen meningkatkan jejaring pelayanan maternal dan neonatal agar proses rujukan dapat berjalan secara cepat, tepat, aman, terkoordinasi, dan sesuai kebutuhan pasien. Penguatan sistem rujukan ini diharapkan dapat membantu mencegah keterlambatan dalam mendapatkan pertolongan medis dan meningkatkan keselamatan ibu serta bayi.
Melalui kegiatan ini, Puskesmas Kajen 1 berharap seluruh tenaga kesehatan semakin siap dalam menghadapi kondisi maternal dan neonatal berisiko, sehingga pelayanan yang diberikan dapat semakin optimal dan berkualitas.
Puskesmas Kajen 1 — Bersama Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak.
Kamis, 27 Agustus 2026
Selamat Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-404! 🎉
Puskesmas Kajen 1 mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-404. Semoga Kabupaten Pekalongan semakin maju, sejahtera, dan terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat.
Mari bersama-sama menjaga semangat kebersamaan, gotong royong, serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat demi terwujudnya Kabupaten Pekalongan yang semakin sehat dan berdaya.
“KAJEN BANGKIT, SATUKAN HATI, BANGUNG NEGERI”
Salam sehat dari keluarga besar Puskesmas Kajen 1. ❤️
Selasa, 25 Agustus 2026
🇮🇩❤️🤍 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🤍❤️🇮🇩
Dengan penuh rasa syukur dan bangga, saya selaku Kepala Puskesmas Kajen I, bersama seluruh keluarga besar Puskesmas Kajen I, mengucapkan:
Selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81
17 Agustus 2026.
Mari kita maknai kemerdekaan dengan terus menumbuhkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan pengabdian untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat.
Semoga semangat kemerdekaan senantiasa menguatkan langkah kita untuk bersama-sama mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan Indonesia yang semakin maju.
Dirgahayu Republik Indonesia! 🇮🇩
Merdeka!
Salam sehat dan penuh semangat untuk kita semua. ❤️🤍
dr. Miskiyatul Kholidah
Kepala Puskesmas Kajen I
#DirgahayuRI81 #HUTRI81 #17Agustus2026 #PuskesmasKajenI #IndonesiaSehat #SemangatKemerdekaan #GotongRoyong #Merdeka
Senin, 17 Agustus 2026
Puskesmas Kajen I Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Puskesmas Kajen I turut menyampaikan ucapan Dirgahayu Republik Indonesia dengan penuh semangat dan rasa syukur.
Peringatan Hari Kemerdekaan menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia. Semangat perjuangan tersebut menjadi inspirasi bagi seluruh keluarga besar Puskesmas Kajen I untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat.
Dengan semangat Kemerdekaan Republik Indonesia, Puskesmas Kajen I berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang ramah, profesional, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Mari kita jadikan semangat kemerdekaan sebagai motivasi untuk terus bersatu, bekerja sama, mengabdi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta mewujudkan Indonesia yang semakin sehat dan maju.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!
Terus Melaju, Bersama Membangun Indonesia yang Sehat dan Sejahtera.
Puskesmas Kajen I
Sehat Bersama, Melayani dengan Sepenuh Hati
#HUTRI81 #17Agustus2026 #DirgahayuIndonesia #IndonesiaMerdeka #PuskesmasKajenI #IndonesiaSehat #DinkesPekalongan #Pemerintahkabpekalongan
Senin, 17 Agustus 2026
Kajen – Dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berintegritas, Puskesmas Kajen 1 menegaskan komitmennya untuk menolak segala bentuk gratifikasi, suap, pungutan liar (pungli), maupun hadiah yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan.
Komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang jujur, akuntabel, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa adanya perlakuan istimewa maupun imbalan dalam bentuk apa pun. Langkah ini sejalan dengan semangat pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Kepala Puskesmas Kajen 1 menyampaikan bahwa seluruh pegawai memiliki tanggung jawab untuk menjaga kepercayaan masyarakat dengan memberikan pelayanan yang adil, ramah, profesional, dan sesuai standar pelayanan yang berlaku.
"Pelayanan kesehatan di Puskesmas Kajen 1 tidak dipungut biaya di luar ketentuan yang berlaku. Seluruh petugas berkomitmen untuk menolak segala bentuk gratifikasi yang dapat menimbulkan konflik kepentingan dan mencederai kepercayaan masyarakat."
Sebagai bentuk implementasi komitmen tersebut, Puskesmas Kajen 1 telah melaksanakan berbagai upaya, antara lain:
Puskesmas Kajen 1 mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pelayanan kesehatan yang bersih dari praktik korupsi, kolusi, nepotisme, dan gratifikasi. Dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berintegritas.
Dengan semangat "Melayani dengan Hati, Bekerja dengan Integritas", Puskesmas Kajen 1 akan terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan demi terwujudnya masyarakat yang sehat serta pelayanan publik yang bersih, transparan, dan terpercaya.
#TolakGratifikasi #PuskesmasKajen1 #PelayananBerintegritas #ZonaIntegritas #PelayananPrima #AntiKorupsi
Rabu, 1 Juli 2026
Kajen – Puskesmas Kajen 1 mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit Hantavirus, yaitu penyakit yang ditularkan melalui tikus atau hewan pengerat yang terinfeksi. Edukasi ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan penyakit zoonosis dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Hantavirus ditularkan melalui kontak dengan urine, kotoran, atau air liur tikus yang terinfeksi, terutama ketika partikel tersebut mengering dan terhirup bersama debu. Penyakit ini tidak umum menular dari manusia ke manusia, sehingga pencegahan utama difokuskan pada pengendalian populasi tikus dan menjaga kebersihan lingkungan.
Gejala awal infeksi hantavirus meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, mual, muntah, dan rasa lemas. Pada kondisi yang lebih berat, penderita dapat mengalami sesak napas atau gangguan fungsi ginjal yang memerlukan penanganan medis segera. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala tersebut, terutama setelah terpapar lingkungan yang banyak terdapat tikus.
Sebagai langkah pencegahan, Puskesmas Kajen 1 mengimbau masyarakat untuk:
Puskesmas Kajen 1 juga terus melakukan promosi kesehatan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Dengan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta kepedulian terhadap sanitasi lingkungan, diharapkan risiko penularan berbagai penyakit zoonosis, termasuk hantavirus, dapat diminimalkan.
Mari bersama menjaga kebersihan lingkungan dan segera berkonsultasi ke Puskesmas Kajen 1 apabila mengalami keluhan kesehatan yang mengarah pada gejala penyakit infeksi. Pencegahan dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
Kamis, 1 Januari 1970
Kajen, 27 Agustus 2026 — Puskesmas Kajen 1 melaksanakan kegiatan Penguatan Rujukan Maternal Neonatal Berbasis Risiko sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir, khususnya dalam deteksi dini serta penanganan kasus yang membutuhkan rujukan secara cepat dan tepat.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam melakukan identifikasi risiko kehamilan, persalinan, masa nifas, serta kondisi neonatal. Dengan pendekatan berbasis risiko, setiap ibu dan bayi diharapkan mendapatkan penanganan sesuai kondisi dan tingkat kegawatdaruratannya.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penguatan pemahaman mengenai deteksi dini faktor risiko, pengambilan keputusan rujukan, stabilisasi pasien sebelum dirujuk, komunikasi dan koordinasi dengan fasilitas kesehatan rujukan, serta kelengkapan informasi dalam proses rujukan.
Puskesmas Kajen 1 terus berkomitmen meningkatkan jejaring pelayanan maternal dan neonatal agar proses rujukan dapat berjalan secara cepat, tepat, aman, terkoordinasi, dan sesuai kebutuhan pasien. Penguatan sistem rujukan ini diharapkan dapat membantu mencegah keterlambatan dalam mendapatkan pertolongan medis dan meningkatkan keselamatan ibu serta bayi.
Melalui kegiatan ini, Puskesmas Kajen 1 berharap seluruh tenaga kesehatan semakin siap dalam menghadapi kondisi maternal dan neonatal berisiko, sehingga pelayanan yang diberikan dapat semakin optimal dan berkualitas.
Puskesmas Kajen 1 — Bersama Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak.
Kamis, 27 Agustus 2026
Selamat Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-404! 🎉
Puskesmas Kajen 1 mengucapkan Selamat Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-404. Semoga Kabupaten Pekalongan semakin maju, sejahtera, dan terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh masyarakat.
Mari bersama-sama menjaga semangat kebersamaan, gotong royong, serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat demi terwujudnya Kabupaten Pekalongan yang semakin sehat dan berdaya.
“KAJEN BANGKIT, SATUKAN HATI, BANGUNG NEGERI”
Salam sehat dari keluarga besar Puskesmas Kajen 1. ❤️
Selasa, 25 Agustus 2026
🇮🇩❤️🤍 DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81 🤍❤️🇮🇩
Dengan penuh rasa syukur dan bangga, saya selaku Kepala Puskesmas Kajen I, bersama seluruh keluarga besar Puskesmas Kajen I, mengucapkan:
Selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81
17 Agustus 2026.
Mari kita maknai kemerdekaan dengan terus menumbuhkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan pengabdian untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat.
Semoga semangat kemerdekaan senantiasa menguatkan langkah kita untuk bersama-sama mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan Indonesia yang semakin maju.
Dirgahayu Republik Indonesia! 🇮🇩
Merdeka!
Salam sehat dan penuh semangat untuk kita semua. ❤️🤍
dr. Miskiyatul Kholidah
Kepala Puskesmas Kajen I
#DirgahayuRI81 #HUTRI81 #17Agustus2026 #PuskesmasKajenI #IndonesiaSehat #SemangatKemerdekaan #GotongRoyong #Merdeka
Senin, 17 Agustus 2026
Puskesmas Kajen I Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Puskesmas Kajen I turut menyampaikan ucapan Dirgahayu Republik Indonesia dengan penuh semangat dan rasa syukur.
Peringatan Hari Kemerdekaan menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia. Semangat perjuangan tersebut menjadi inspirasi bagi seluruh keluarga besar Puskesmas Kajen I untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik kepada masyarakat.
Dengan semangat Kemerdekaan Republik Indonesia, Puskesmas Kajen I berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang ramah, profesional, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Mari kita jadikan semangat kemerdekaan sebagai motivasi untuk terus bersatu, bekerja sama, mengabdi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta mewujudkan Indonesia yang semakin sehat dan maju.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81!
Terus Melaju, Bersama Membangun Indonesia yang Sehat dan Sejahtera.
Puskesmas Kajen I
Sehat Bersama, Melayani dengan Sepenuh Hati
#HUTRI81 #17Agustus2026 #DirgahayuIndonesia #IndonesiaMerdeka #PuskesmasKajenI #IndonesiaSehat #DinkesPekalongan #Pemerintahkabpekalongan
Senin, 17 Agustus 2026
Kajen – Dalam upaya mewujudkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan berintegritas, Puskesmas Kajen 1 menegaskan komitmennya untuk menolak segala bentuk gratifikasi, suap, pungutan liar (pungli), maupun hadiah yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan.
Komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang jujur, akuntabel, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa adanya perlakuan istimewa maupun imbalan dalam bentuk apa pun. Langkah ini sejalan dengan semangat pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Kepala Puskesmas Kajen 1 menyampaikan bahwa seluruh pegawai memiliki tanggung jawab untuk menjaga kepercayaan masyarakat dengan memberikan pelayanan yang adil, ramah, profesional, dan sesuai standar pelayanan yang berlaku.
"Pelayanan kesehatan di Puskesmas Kajen 1 tidak dipungut biaya di luar ketentuan yang berlaku. Seluruh petugas berkomitmen untuk menolak segala bentuk gratifikasi yang dapat menimbulkan konflik kepentingan dan mencederai kepercayaan masyarakat."
Sebagai bentuk implementasi komitmen tersebut, Puskesmas Kajen 1 telah melaksanakan berbagai upaya, antara lain:
Puskesmas Kajen 1 mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pelayanan kesehatan yang bersih dari praktik korupsi, kolusi, nepotisme, dan gratifikasi. Dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berintegritas.
Dengan semangat "Melayani dengan Hati, Bekerja dengan Integritas", Puskesmas Kajen 1 akan terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan demi terwujudnya masyarakat yang sehat serta pelayanan publik yang bersih, transparan, dan terpercaya.
#TolakGratifikasi #PuskesmasKajen1 #PelayananBerintegritas #ZonaIntegritas #PelayananPrima #AntiKorupsi
Rabu, 1 Juli 2026